SIGI, ALKHAIRAAT – Komisariat Daerah (Komda) Alkhairaat Kabupaten Sigi meninjau langsung kondisi MI Alkhairaat Pakuli yang mengalami kerusakan bangunan parah hingga memicu terjadinya korsleting listrik.
Ketua Komda Alkhairaat Sigi, Yahya A. Landai, melakukan monitoring ke Desa Pakuli, Kecamatan Gumbasa, pada Selasa (02/09). Peninjauan tersebut dilakukan guna merespons laporan pihak madrasah mengenai gangguan kelistrikan yang mengancam keselamatan siswa saat hujan melanda.
Kondisi fisik MI Alkhairaat Pakuli saat ini sangat memprihatinkan dengan estimasi tingkat kerusakan mencapai 70 persen. Sebagian besar kerusakan terjadi pada konstruksi atap yang mengakibatkan rembesan air hujan masuk ke jaringan kabel listrik sekolah.
“Hampir 70 persen kerusakan terjadi di MI Alkhairaat Pakuli itu, khususnya atap yang sebahagian besar rusak dan terjadinya hujan semalam maka mengakibatkan korsleting,” terang Yahya A. Landai, Ketua Komda Alkhairaat Sigi.
Yahya mengimbau para guru untuk terus mengingatkan siswa agar tetap berhati-hati selama mengikuti proses pembelajaran. Pihak Komda saat ini sedang mengupayakan pencarian sumber dana alternatif agar gedung MI Alkhairaat Pakuli dapat segera diperbaiki atau dibangun kembali secara total.
Menurut keterangan pengelola sekolah, bangunan tersebut sebelumnya pernah dijanjikan akan mendapatkan program rehabilitasi dari instansi terkait. Namun, rencana perbaikan MI Alkhairaat Pakuli itu terkendala hal teknis sehingga tidak kunjung terlaksana sebagaimana mestinya. Pihak sekolah berharap Pemerintah Kabupaten Sigi dapat memberikan atensi pada masalah ini.
“Terkait dengan hal ini kami pihak komda juga membuka diri pada pihak – pihak yang ingin bersama beramal jariyah untuk membantu sementara kerusakan yang terjadi di MI Alkhairaat Pakuli agar anak – anak bisa belajar dan meraih cita – citanya,” tutup Yahya A. Landai. Hady

