PALU, ALKHAIRAAT – Artis sekaligus presenter televisi nasional, dr. Lula Kamal memberikan kuliah tamu di Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat atau FK UNISA Palu. Kehadiran Dewan Pengawas BPJS Kesehatan ini disambut hangat oleh Rektor UNISA Palu beserta jajarannya pada Jumat (17/07).
Kuliah tersebut diberikan khusus pada Blok Kedokteran Komunitas terkait implementasi Sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Materi yang disampaikan menyoroti pelayanan kesehatan dan peran vital dokter di layanan tingkat pertama.
“Jadi kehadiran dr. Lula Kamal ini murni kami undang dalam kapasitas beliau sebagai dewan pengawas BPJS,” kata dr. Ricky Yuliam, perwakilan FK UNISA Palu.
“Kehadiran publik figur seperti Lula Kamal memotivasi mahasiswa kedokteran dalam menjalani studinya, khususnya yang mengikuti Blok Kedokteran Komunitas,” kata Muhammad Yasin, Rektor UNISA Palu.
Dalam pemaparannya, dr. Lula Kamal menjelaskan sembilan prinsip penyelenggaraan Sistem Jaminan Sosial Nasional. Salah satu fokus utamanya adalah prinsip kegotongroyongan, dimana peserta yang sehat membantu mereka yang sakit. Berdasarkan data, sekitar 98,5 persen penduduk Indonesia kini telah terlindungi program JKN.
Ia juga menekankan pergeseran paradigma kedokteran komunitas yang kini lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif. Mengingat biaya penyakit kronis terus meningkat, sistem tata kelola BPJS Kesehatan menjadi sangat penting untuk menjaga keberlanjutan program jaminan kesehatan masyarakat.
Lula Kamal turut mengingatkan mahasiswa FK UNISA Palu mengenai potensi pelanggaran etika dan integritas dalam ekosistem layanan kesehatan. Menurutnya, masih sering terjadi perubahan perilaku peserta yang merasa ditanggung sepenuhnya, hingga memicu tindakan tidak sah seperti klaim fiktif.
Rangkaian kuliah tamu FK UNISA Palu ini turut dihadiri Ketua Yayasan Alkhairaat SIS Aljufri, Dr. Tengku H. Hamdan Rampadio, Wakil Rektor 1 Ahsan Marjudo, Wakil Rektor 2 Mawar, dan Wakil Rektor 3 Lutfiah yang bertindak sebagai moderator. (IWANLAKI)


