PALU, ALKHAIRAAT – Menjelang peringatan Haul ke-5 Allahuyarham Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri pada 08/08 mendatang, berbagai kenangan tentang sosok Ketua Utama Alkhairaat itu kembali mengemuka. Salah satunya datang dari Ulama Kharismatik Alkhairaat yang mengenang pesan penting almarhum.
KH Mansur Baba mengisahkan pertemuan terakhirnya dengan Habib Saggaf yang penuh haru. Saat itu, ia melaporkan hasil penghimpunan dana dari alumni Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Dolo dan kotak amal umat. Dana tersebut dikumpulkan untuk membantu Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Alkhairaat serta Rumah Sakit Sis Aljufri.
“Beliau mengatakan, Mansur, hari ini ente membawa berita yang sangat menggembirakan,” kata KH Mansur Baba, Ulama Kharismatik Alkhairaat.
Ucapan tersebut menjadi momen berharga yang tidak pernah dilupakan oleh KH Mansur. Pertemuan itu ternyata menjadi perjumpaan terakhirnya sebelum Habib Saggaf jatuh sakit dan tidak lagi dapat menerima kunjungan tamu. Peristiwa ini memperlihatkan betapa besarnya perhatian almarhum terhadap keberlangsungan MDA Alkhairaat di berbagai wilayah.
“Beliau selalu mengingatkan bahwa MDA adalah cikal bakal seluruh madrasah Alkhairaat. Karena itu, keberadaannya harus terus dipertahankan dan diperkuat,” kata KH Mansur Baba, Ulama Kharismatik Alkhairaat.
Kisah ini kembali disampaikan kepada para Abnaulkhairaat sebagai pengingat semangat perjuangan. Membesarkan organisasi tidak hanya melalui jabatan pimpinan, tetapi juga kepedulian terhadap lembaga pendidikan yang menjadi akar dakwah Guru Tua. Perhatian besar Habib Saggaf terhadap madrasah merupakan warisan pemikiran yang patut diteruskan oleh generasi muda.
“Pesan beliau sangat jelas. Alkhairaat harus terus hidup melalui pendidikan. Dan MDA adalah akar yang tidak boleh terputus,” kata KH Mansur Baba, Ulama Kharismatik Alkhairaat.


