Foto Jamaluddin Mariadjang
Jamaluddin Mariadjang
Sekjen
Foto HS. Alwi bin Saggaf Aljufri
HS. Alwi bin Saggaf Aljufri
Ketua Utama
Foto H.S. Mohsen Alaydrus
H.S. Mohsen Alaydrus
Ketua Umum
Kabar Lain
Home » Berita » Mahasiswa Unisa Protes, Akses Air Bersih di Sidera Sigi Belum Terealisasi

Mahasiswa Unisa Protes, Akses Air Bersih di Sidera Sigi Belum Terealisasi

Krisis Air Dusun Tompu
Andika

SIGI, ALKHAIRAAT – Mahasiswa Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu menyoroti ironi distribusi akses air bersih di Desa Sidera, Kecamatan Sigi Kota, Kabupaten Sigi.

Hingga saat ini, warga di wilayah tersebut belum merasakan manfaat dari pipa distribusi yang melintas di pemukiman mereka.

Kondisi ini memicu kekecewaan warga yang merasa tidak mendapatkan keadilan pelayanan air. Padahal, kebutuhan terhadap air bersih sangat mendesak namun akses air bersih justru hanya melewati desa mereka menuju wilayah lain.

“Warga meminta Pemerintah Kabupaten Sigi dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tidak membiarkan persoalan tersebut berlarut-larut,” kata Andika, mahasiswa UNISA Palu.

Andika menjelaskan bahwa keberadaan jaringan pipa seharusnya memberikan dampak positif bagi penduduk lokal. Masyarakat berharap tidak hanya menjadi penonton distribusi air, melainkan juga menjadi penerima manfaat dari fasilitas tersebut untuk menunjang akses air bersih di rumah mereka.

PBA Unisa Palu Dorong Transformasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis AI

“Jangan hanya desa kami dijadikan jalur air. Kalau jaringan air sudah ada dan melintas di wilayah kami, kami juga berharap masyarakat bisa mendapatkan manfaatnya,” kata Andika, mahasiswa UNISA Palu.

Menurut Andika, permasalahan sulitnya akses air bersih ini juga melanda sebagian warga di Desa Oloboju. Warga di kedua desa tersebut dilaporkan sudah mengajukan permohonan layanan air kepada pihak berwenang sejak tahun 2018.

“Bukan hanya Desa Sidera yang tidak mendapatkan air. Ada sebagian Desa Oloboju dan wilayah sekitarnya yang juga mengalami persoalan yang sama. Masyarakat sudah mengajukan permohonan sejak 2018,” kata Andika, mahasiswa UNISA Palu.

Dia mendesak agar Pemerintah Kabupaten Sigi segera melakukan peninjauan lapangan. Langkah konkret sangat dibutuhkan agar aspirasi warga yang sudah disampaikan bertahun-tahun tidak sekadar menjadi catatan administratif demi menjamin akses air bersih warga.

“Pemerintah daerah harus melihat persoalan ini secara langsung. Jangan sampai masyarakat sudah bertahun-tahun mengajukan permohonan, tetapi sampai sekarang belum ada realisasi,” kata Andika, mahasiswa UNISA Palu.

Unisa Palu Tingkatkan Kesehatan Warga Dombu Lewat Gizi dan Pertanian Organik

Andika juga berharap Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah turun tangan untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Sinergi antara provinsi dan kabupaten dianggap kunci untuk menyelesaikan hambatan akses air bersih di wilayah Sidera dan Oloboju. Iwanlaki