PALU, ALKHAIRAAT – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI menggelar evaluasi kinerja hibah penelitian LLDIKTI XVI untuk meningkatkan mutu riset pada perguruan tinggi swasta (PTS) yang dipusatkan di Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu pada Rabu 23/09/2026.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut bertujuan untuk memastikan pengelolaan dana penelitian berjalan akuntabel dan tertib administrasi. Proses evaluasi ini sangat penting dalam mendorong peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah XVI.
Ketua LPPM UNISA Palu, Dr. Ir. If’all, menjelaskan bahwa pada pelaksanaan kali ini, UNISA bertindak sebagai tuan rumah. Peserta kegiatan berasal dari Universitas Alkhairaat, Universitas Kristen Tentena, Universitas Sintuwu Maroso Poso, serta Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan Palu.
“Evaluasi tidak hanya melihat capaian penelitian, tetapi juga memastikan pengelolaan hibah penelitian LLDIKTI XVI berjalan sesuai ketentuan dan menghasilkan luaran yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik,” kata If’all, Ketua LPPM UNISA Palu.
Dalam pelaksanaan verifikasi, setiap tim peneliti diminta menyiapkan dokumen pendukung seperti kontrak turunan, kuitansi pembayaran, dan berita acara. Kelengkapan administrasi tersebut menjadi syarat mutlak untuk memastikan kontribusi nyata terhadap kualitas kelembagaan kampus.
“Penelitian harus menghasilkan luaran yang jelas dan memberikan kontribusi. Proses monitoring menjadi penting untuk memastikan seluruh tahapan berjalan dengan baik,” kata If’all, Ketua LPPM UNISA Palu.
Wakil Rektor Bidang Akademik UNISA Palu, Dr. Ahsan Mardjudo, memberikan apresiasi atas pemilihan Universitas Alkhairaat sebagai lokasi evaluasi. Menurutnya, riset dan pengabdian masyarakat adalah tugas utama yang harus dikelola secara transparan.
“Evaluasi seperti ini penting untuk memastikan setiap program hibah penelitian LLDIKTI XVI benar-benar dilaksanakan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan,” kata Ahsan Mardjudo, Wakil Rektor I UNISA Palu.
Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi para peneliti untuk melakukan refleksi terhadap program yang telah berjalan. Melalui evaluasi berkala, perguruan tinggi diharapkan semakin tertib dalam mengelola hibah serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat luas.
Pihak LLDIKTI Wilayah XVI mengonfirmasi bahwa agenda di UNISA merupakan hari terakhir rangkaian monitoring kinerja PTS. Sebelumnya, tim evaluasi telah mendatangi Universitas Muhammadiyah Palu, Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Pelita Mas, serta beberapa kampus swasta lainnya di wilayah tersebut.

