Foto Jamaluddin Mariadjang
Jamaluddin Mariadjang
Sekjen
Foto HS. Alwi bin Saggaf Aljufri
HS. Alwi bin Saggaf Aljufri
Ketua Utama
Foto H.S. Mohsen Alaydrus
H.S. Mohsen Alaydrus
Ketua Umum
Kabar Utama
Home » Berita » Jeda Liga 1, Witan Sulaeman Tuntaskan Ujian Proposal di Kampus Unisa

Jeda Liga 1, Witan Sulaeman Tuntaskan Ujian Proposal di Kampus Unisa

Witan Sulaeman ujian proposal
Witan Sulaeman foto bersama Rektor, Muh Yasin dan jajaran Dosen Unisa, usai menjalani ujian proposal. (FOTO: IWANLAKI)

PALU, ALKHAIRAAT – Pemain sepak bola nasional asal Persija Jakarta, Witan Sulaeman ujian proposal di Fakultas Ekonomi (FEKON) Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu. Ia memanfaatkan jeda kompetisi BRI Liga 1 Indonesia untuk kembali ke kampus merampungkan studinya pada Rabu (15/07).

Witan yang tercatat sebagai mahasiswa angkatan 2022 ini mempresentasikan proposal penelitiannya dengan lancar. Penelitian tersebut mengangkat judul tentang pengaruh FOMO, gaya hidup, dan kenikmatan yang dirasakan terhadap intensi penggunaan berkelanjutan pada olahraga Padel di Kota Palu.

Salah seorang pembimbingnya, Labandingi Latoki mengaku bangga menjadi pembimbing dari pemain tim nasional tersebut. Ia menyebut Witan Sulaeman ujian proposal dengan sangat baik dan cerdas dalam menjawab berbagai pertanyaan dari tim penguji.

“Kehadiran Witan kuliah di kampus ini dapat menginspirasi teman-teman yang lain, di sela-sela kesibukannya, seorang pemain tim nasional masih menyempatkan kuliah,” kata Muhamad Yasin, Rektor UNISA Palu.

Sebagai penguji, Muhamad Yasin menyarankan agar penelitian tersebut dilanjutkan mengingat olahraga Padel masih relatif baru di Kota Palu. Penguji lainnya, Muhamad Umar dan Albar Alaydrus juga sepakat agar responden yang diteliti harus benar-benar orang yang pernah bermain Padel.

Mars Alkhairaat Bikin Merinding Kepala BI Sulteng Saat Kuliah Umum

Pembimbing pertama, Kamal juga menegaskan pentingnya kriteria responden yang tepat sasaran. Hal ini bertujuan agar hasil penelitian pemain sayap Timnas Indonesia itu lebih objektif.

Setelah Witan Sulaeman ujian proposal ini rampung, ia akan melangkah ke tahap akademik selanjutnya. Mahasiswa dengan stambuk 22 222 001 tersebut bersiap untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan ujian skripsi.

“Menjadi atlet sepak bola itu ada masanya, ada waktunya tidak bisa bermain lagi. Jika ada ijazah, maka sangat bermanfaat di kemudian hari,” kata Witan Sulaeman, Mahasiswa FEKON UNISA Palu. (IWANLAKI)