PALU, ALKHAIRAAT – Kadisdikbud Palu, Hardi, memberikan apresiasi atas kontribusi besar Alkhairaat dalam memajukan dunia pendidikan. Peringatan hari ulang tahun ke-99 membuktikan lembaga ini tetap eksis melahirkan generasi cerdas berkarakter di kawasan Indonesia Timur.
Hardi yang saat ini memimpin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu mengaku bangga dengan perkembangan pesat lembaga pendidikan tersebut. Sebagai seorang Abnaul Alkhairaat, ia melihat langsung bagaimana nilai keimanan dan ketakwaan ditanamkan dengan kuat kepada peserta didik.
“Sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu sekaligus Abnaul Alkhairaat, saya sangat bangga dengan keberadaan Alkhairaat yang terus berkembang luas di Indonesia Timur. Visi dan misinya sangat luar biasa dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki nilai-nilai spiritual, keimanan, dan ketakwaan yang kuat,” kata Hardi, Kadisdikbud Palu, pada Selasa (14/07).
Selama hampir satu abad berdiri, Alkhairaat telah menunjukkan peran nyata dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas. Lulusan dari lembaga ini tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki akhlak mulia untuk berkontribusi di tengah masyarakat.
Menurut Kadisdikbud Palu, keberhasilan pendidikan tersebut tercermin dari banyaknya alumni yang kini berkiprah di berbagai sektor penting. Para kader Alkhairaat tersebar mulai dari lingkungan pemerintahan, kesehatan, pendidikan, hingga dunia usaha.
“Alkhairaat selama ini telah melahirkan banyak kader yang berkontribusi di berbagai bidang. Ini menjadi bukti bahwa lembaga ini berhasil menjalankan perannya dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas,” ujar Hardi, Kadisdikbud Palu.
Memasuki usia hampir satu abad ini, ia berharap komitmen dalam membangun generasi yang unggul secara akademik dan moral dapat terus dipertahankan. Visi luhur yang dibawa sejak awal berdirinya akan menjadikan lembaga ini sebagai pilar utama pendidikan yang berdaya saing tinggi.
“Saya yakin Alkhairaat akan terus menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter anak-anak, bukan hanya di Kota Palu, tetapi juga di seluruh Indonesia Timur,” ucap Hardi. IRMA

