PALU, ALKHAIRAAT – Ketua Utama Alkhairaat HS. Alwy bin Saggaf Aljufri secara resmi menerima wakaf tanah seluas empat hektare di wilayah Malino, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, guna mendukung pemberdayaan umat.
Penyerahan wakaf tanah Alkhairaat ini dilakukan oleh Prof. Dr. H. Saepudin Mashuri setelah agenda pengukuhan Komando Nasional Brigade 99 Garda Alkhairaat di Kota Palu pada Senin (05/10).
Prosesi tersebut disaksikan langsung oleh Panglima Garda Alkhairaat KH. Husen Habibu serta Ketua Pengurus Besar Alkhairaat, Ustadz Asgar Basir Khan, di lantai II Gedung PB Alkhairaat.
“Tanah wakaf yang diberikan ini insyaallah akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan umat,” kata Asgar Basir Khan, Ketua PB Alkhairaat.
Pemanfaatan lahan wakaf tanah Alkhairaat tersebut direncanakan bakal disesuaikan dengan potensi daerah melalui survei lapangan, termasuk pengembangan model pendidikan berbasis agro.
Saat ini pihak Alkhairaat sedang menjalin koordinasi dengan Kabupaten Morowali Utara untuk pengadaan 33.000 bibit kelapa dalam yang akan ditanam di lokasi tersebut.
“Kalau setelah survei lahannya memungkinkan untuk ditanami, tentu bisa dimanfaatkan untuk pengembangan pertanian, termasuk penanaman kelapa,” ujarnya.
Hasil pengelolaan sektor pertanian di atas lahan wakaf tanah Alkhairaat ini nantinya akan digunakan untuk membiayai operasional sekolah, honor guru madrasah, dan kegiatan sosial lainnya.
“Manfaat keumatan lainnya, tentu hasil-hasilnya bisa digunakan untuk mensubsidi Alkhairaat, sekolah-sekolah lain, guru-guru madrasah diniyah, dan kepentingan umat lainnya,” pungkas Asgar Basir Khan. Nanang IP

