TARAKAN, ALKHAIRAAT – Pondok Pesantren Putri Alkhairaat Tarakan resmi diresmikan pada Sabtu (18/07). Lembaga pendidikan Islam ini hadir dengan memadukan sistem pendidikan salaf dan modern dalam satu kurikulum terpadu untuk mencetak generasi muslimah yang unggul.
Acara peresmian tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Hadir Ketua MUI Provinsi Kaltara sekaligus Ketua Komda Alkhairaat Bulungan H. S. Mutahar Aljufri, M.A., Sekretaris Komwil Alkhairaat Kaltara H. Dedy Setiawansyah, S.T., M.A.P., perwakilan Kementerian Agama, wali santri, hingga Abnaul Khairaat.
Dalam kesempatan itu, H. S. Mutahar Aljufri mengingatkan bahwa pendidikan agama adalah investasi terbaik bagi orang tua. Menyekolahkan anak di Pondok Pesantren Putri Alkhairaat Tarakan bukan hanya untuk masa depan dunia, tetapi juga menjadi bekal amal jariyah di akhirat.
“Inti kehidupan orang tua adalah mengharapkan doa dari anak-anaknya. Karena itu, orang tua tidak salah memilih menyekolahkan putra-putrinya di pondok pesantren, bahkan itulah pilihan yang sangat tepat,” kata H. S. Mutahar Aljufri, Ketua Komda Alkhairaat Kabupaten Bulungan.
Sementara itu, Ust. Farid Alkaf memaparkan berbagai program unggulan yang akan dijalankan oleh pihak pesantren. Program tersebut meliputi pembelajaran kitab kuning, penguasaan bahasa Arab, latihan pidato, serta pembinaan karakter santriwati di Pondok Pesantren Putri Alkhairaat Tarakan.
“Harapan kami, pesantren ini menjadi tempat lahirnya generasi muslimah yang berilmu, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” kata Ust. Farid Alkaf, Pelaksana Harian Pondok Pesantren Putri Alkhairaat Tarakan.
Lembaga pendidikan yang berada di bawah kepemimpinan Dr. Ahmad Aljufri, Lc., M.A. ini tidak hanya berorientasi pada nilai akademik murni. Pondok Pesantren Putri Alkhairaat Tarakan juga menekankan pada pembentukan adab, kedisiplinan, dan budaya literasi sebagai fondasi utamanya.
NANANG IP


