Foto Jamaluddin Mariadjang
Jamaluddin Mariadjang
Sekjen
Foto HS. Alwi bin Saggaf Aljufri
HS. Alwi bin Saggaf Aljufri
Ketua Utama
Foto H.S. Mohsen Alaydrus
H.S. Mohsen Alaydrus
Ketua Umum
Kabar Lain
Home » Berita » KNMP 2027 Sulawesi Tengah: Unisa Survei 42 Lokasi Kampung Nelayan

KNMP 2027 Sulawesi Tengah: Unisa Survei 42 Lokasi Kampung Nelayan

KNMP 2027 Sulawesi Tengah

PALU, ALKHAIRAAT – Fakultas Perikanan Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu melaksanakan survei di 42 calon lokasi KNMP 2027 Sulawesi Tengah untuk memetakan potensi perikanan dan kesiapan lahan. Kegiatan strategis ini bertujuan untuk memastikan perencanaan pembangunan kawasan nelayan berbasis data yang akurat.

Langkah ini merupakan kolaborasi resmi antara UNISA Palu dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap. Dari total 158 usulan lokasi di wilayah tersebut, pihak universitas dipercaya untuk melakukan penilaian mendalam pada 42 titik prioritas.

“Perencanaan yang berkualitas sangat ditentukan oleh ketersediaan data yang akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Fachrudin A. Yahya, Dekan Fakultas Perikanan UNISA Palu.

Ia menambahkan bahwa hasil survei lapangan akan menjadi fondasi utama dalam menentukan jenis pendampingan masyarakat dan pengembangan usaha perikanan. Keberhasilan program KNMP 2027 Sulawesi Tengah sangat bergantung pada kesesuaian antara potensi wilayah dengan intervensi pemerintah nantinya.

“Penilaian dan fasilitasi calon lokasi berlangsung selama 60 hari, mulai 22/10 hingga 20/12 2026,” kata Umar Alatas, Team Leader kegiatan.

Fakultas Pertanian Unisa Perkuat Daya Saing Lulusan Guna Dongkrak Peningkatan Jumlah Maba

Sebanyak 51 personel diterjunkan untuk menyisir 20 titik di Kabupaten Banggai Laut, sembilan di Kabupaten Buol, empat di Kabupaten Sigi, dan sembilan di Kota Palu. Tim ini bertugas memverifikasi data usulan KNMP 2027 Sulawesi Tengah serta mengumpulkan bukti fisik di lapangan secara langsung.

Selain observasi fisik, tim ahli akan menggelar diskusi kelompok terarah (focus group discussion) di tingkat desa hingga kabupaten untuk menyerap aspirasi nelayan. Data yang terkumpul akan dirangkum dalam laporan komprehensif mengenai kapasitas produksi dan kebutuhan sarana prasarana untuk diserahkan kepada KKP RI. Iwanlaki