BOLAANG MONGONDOW, ALKHAIRAAT – Ketua Utama Alkhairaat Habib Alwi bin Saggaf Aljufri menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Nahdhatul Khairaat, Desa Cempaka, Kabupaten Bolaang Mongondow. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi serta menanamkan rasa cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.
Habib Alwi bin Saggaf Aljufri mengungkapkan bahwa kecintaan yang mendalam menjadi alasan utama kehadiran para jamaah dalam majelis ilmu tersebut. Meskipun memiliki agenda lain di luar daerah, beliau merasa terdorong secara batiniah untuk hadir langsung di tengah masyarakat Desa Cempaka dan keluarga besar Alkhairaat.
“Kita yang hadir dalam pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW hari ini adalah bagian dalam lingkaran itu, karena rasa cinta yang sudah terpatri pada Allah SWT dan Rasul-Nya sudah tidak bisa dilepaskan lagi,” kata Habib Alwi bin Saggaf Aljufri di hadapan jamaah.
Acara ini juga dirangkaikan dengan perayaan Milad ke-V beroperasinya pendidikan di Ponpes Nahdhatul Khairaat. Lembaga pendidikan yang didukung oleh Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow tersebut telah berhasil meluluskan empat angkatan santri yang kini mulai berkontribusi bagi masyarakat luas.
“Dalam majelis kesetiaan ini juga untuk kita punya anak-anak, mereka harus setia belajar tanpa perlu diawasi. Begitu juga para guru, tetap setia mengajar meski dengan segala keterbatasan yang ada,” tutur Habib Alwi bin Saggaf Aljufri.
Sementara itu, Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi menyatakan bahwa keberadaan pondok pesantren sangat krusial bagi kemajuan daerah. Menurutnya, pendidikan agama yang kuat akan berdampak langsung pada penurunan angka kriminalitas serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di wilayah tersebut.
“Hadirnya pendidikan agama ini tentu akan menurunkan angka kriminalitas di wilayah Bolaang Mongondow, sekaligus mendukung peningkatan indeks pembangunan manusia ke depannya,” ujar Yusra Alhabsyi. HADY

