Foto Jamaluddin Mariadjang
Jamaluddin Mariadjang
Sekjen
Foto HS. Alwi bin Saggaf Aljufri
HS. Alwi bin Saggaf Aljufri
Ketua Utama
Foto H.S. Mohsen Alaydrus
H.S. Mohsen Alaydrus
Ketua Umum
Kabar Lain
Home » Berita » Bahaya Narkotika Mengancam, Kader Alkhairaat Diminta Jadi Agen Pencegahan

Bahaya Narkotika Mengancam, Kader Alkhairaat Diminta Jadi Agen Pencegahan

Bahaya Narkotika

PALU, ALKHAIRAAT – Peserta Pesantren Kader Dasar Alkhairaat (PKDA) menerima materi penting mengenai bahaya Narkotika pada hari kedua kegiatan, Rabu (04/11). Langkah ini diambil untuk memperkuat peran pemuda dalam memberantas peredaran gelap narkoba yang kian mengkhawatirkan.

Koordinator Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tengah, Hartini, menjelaskan kondisi terkini penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, wilayah Sulawesi Tengah saat ini berada di zona merah dan menempati peringkat ketiga secara nasional.

“Tentunya kita tidak bangga dengan peringkat ini karena bukan sebuah prestasi. Olehnya kewaspadaan terhadap Narkoba ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak tertentu saja, namun semua pihak khususnya di lingkup keluarga,” kata Hartini.

Hartini menekankan bahwa orang tua memiliki peran krusial sebagai benteng utama bagi anak-anak dalam menangkal bahaya Narkotika. Orang tua diminta tidak memberikan kebebasan tanpa kontrol dalam pergaulan serta rutin memberikan pengawasan ketat terhadap aktivitas anak.

“Saat ini penjualan barang haram tersebut tidak lagi dilakukan secara sembunyi-sembunyi, sudah dengan terang-terangan melalui apapun,” kata Hartini.

Posko 9 KKN Unisa Hadirkan Program Pemberdayaan Masyarakat di Desa Loru

Peredaran gelap ini bahkan telah merambah kalangan pelajar hingga ke lingkungan rumah tangga. Melalui kegiatan PKDA, para kader diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang aktif mengedukasi masyarakat mengenai bahaya Narkotika di lingkungan masing-masing.

“Dalam hal ini pula yang terpenting adalah, orang tua menanamkan pendidikan agama di lingkup keluarga, dengan demikian akan menjadi perisai terhadap hal negatif,” kata Hartini. Hady