TOJO UNA-UNA, ALKHAIRAAT – Guru-guru Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) se-Kabupaten Tojo Una-Una mendapatkan penguatan Kurikulum MDA Alkhairaat melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pada 18/10.
Momentum Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) MDA dimanfaatkan untuk memperkuat kualitas pendidikan keagamaan. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Sentra Pemuda Al-Jabar, Pondok Pesantren Alkhairaat Bantuga.
Ketua Komisariat Daerah (Komda) Alkhairaat Kabupaten Tojo Una-Una, Mahmud Lahay, menjelaskan bahwa Porseni bukan sekadar ajang bakat. Menurutnya, acara ini menjadi momentum strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui pemahaman Kurikulum MDA Alkhairaat yang lebih mendalam.
“Acara Porseni tingkat MDA se-Kabupaten Tojo Una-Una tentunya kita manfaatkan pula untuk kegiatan yang berkaitan dengan kurikulum pendidikan melalui Bimbingan Teknis,” kata Mahmud Lahay, Ketua Komda Alkhairaat Tojo Una-Una.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengurus Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pengurus Besar (PB) Alkhairaat Pusat Palu. Kehadiran tim pusat ini bertujuan untuk memberikan bimbingan teknis secara langsung kepada para guru di daerah.
Ketua Majelis Pendidikan Dasar PB Alkhairaat, Ustadz Abdurrahman Abdillah Rumi, menyampaikan pentingnya pelaksanaan pendidikan yang berkualitas. Ia didampingi oleh Sekretaris Majelis Pendidikan PB Alkhairaat Pusat, Ustadz Ahmad Hadi Rumi, untuk memantau penerapan Kurikulum MDA Alkhairaat di lapangan.
“Hadirnya majelis pendidikan dapat memberikan penguatan pemahaman mengenai kurikulum sekaligus menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman bagi para pendidik MDA di Kabupaten Tojo Una-Una,” kata Ahmad Hadi Rumi, Sekretaris Majelis Pendidikan PB Alkhairaat Pusat.
Melalui agenda ini, Komda Alkhairaat Tojo Una-Una menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan. Langkah tersebut sejalan dengan visi besar organisasi untuk membina potensi dan prestasi generasi muda di lingkungan madrasah. Hady

