PALU, ALKHAIRAAT – Imam Syamsi Ali menyampaikan bahwa strategi dakwah Islam di Amerika Serikat tidak hanya mengandalkan materi agama, melainkan sangat ditentukan oleh pola komunikasi dan keteladanan dai di tengah masyarakat. Hal ini diungkapkan dalam kuliah tamu internasional di Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu pada 16/10.
“Cara komunikasi seorang dai dalam dakwah Islam di Amerika memegang peran kunci, jika pendekatannya salah maka dampaknya bisa fatal,” kata Syamsi Ali, Imam Islamic New York Center.
Ia menjelaskan bahwa berdakwah di lingkungan yang memiliki latar belakang budaya serta keyakinan yang beragam memerlukan pendekatan dialogis. Pesan keagamaan harus mampu membangun kepercayaan tanpa menciptakan sekat sosial dengan masyarakat sasaran.
Selain faktor komunikasi, Syamsi Ali menekankan bahwa keteladanan menjadi instrumen paling efektif untuk menarik simpati publik di luar negeri. Perilaku nyata dalam kehidupan sehari-hari seringkali jauh lebih berbekas dibandingkan sekadar ceramah lisan.
“Orang Amerika bisa masuk Islam tidak hanya melalui ceramah, tetapi karena melihat keteladanan seseorang dalam berinteraksi,” kata Syamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation.
Rektor Universitas Alkhairaat Palu, Dr. Muhammad Yasin, menilai pengalaman Syamsi Ali selama tiga dekade memberikan perspektif baru bagi sivitas akademika. Ia berharap forum ini memperluas wawasan mengenai tantangan dakwah Islam di Amerika bagi mahasiswa dan dosen.
Muhammad Yasin juga menginginkan kegiatan akademik ini menjadi sumber pembelajaran untuk mengembangkan pemikiran terbuka. Melalui forum tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memperkuat karakter dan memahami kontribusi umat Islam dalam kancah global.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Senat UNISA Palu, Prof. Kasman Jaya, serta jajaran pimpinan fakultas dan Pengurus Pusat Wanita Islam Alkhairaat. Sebagai penutup, dilakukan pula penandatanganan kerja sama antara pihak kampus dengan Nusantara Foundation.
Kerja sama ini bertujuan untuk membuka peluang kolaborasi pendidikan serta pertukaran pengetahuan guna mendukung pengembangan dakwah Islam di Amerika secara akademis. Kesepakatan tersebut diteken langsung oleh pimpinan kedua lembaga sebagai langkah strategis ke depan. Iwanlaki

