Foto Jamaluddin Mariadjang
Jamaluddin Mariadjang
Sekjen
Foto HS. Alwi bin Saggaf Aljufri
HS. Alwi bin Saggaf Aljufri
Ketua Utama
Foto H.S. Mohsen Alaydrus
H.S. Mohsen Alaydrus
Ketua Umum
Kabar Lain
Home » Berita » BEM Unisa Gelar Maulid, Prof Zainal Abidin Bahas Sunnah Nabi

BEM Unisa Gelar Maulid, Prof Zainal Abidin Bahas Sunnah Nabi

BEM UNISA Palu

PALU, ALKHAIRAAT – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNISA Palu menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan menghadirkan Prof. Dr. KH. Zainal Abidin sebagai penceramah utama pada Ahad malam (27/09). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada mahasiswa mengenai keteladanan Rasulullah dalam perspektif hukum Islam yang tepat.

Dalam ceramahnya, Prof. Zainal Abidin menekankan pentingnya mahasiswa membedakan antara Sunnah Tasyrik dan Sunnah Gairu Tasyrik. Hal ini krusial agar keteladanan Nabi Muhammad SAW dipahami secara proporsional dan tidak menimbulkan kekeliruan dalam penerapan sehari-hari bagi pengurus BEM UNISA Palu.

“Tidak semua yang dilakukan nabi adalah ketentuan hukum. Karena itu, sunnah harus dipahami sesuai kedudukannya,” tegas Prof. Zainal Abidin, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah.

Ia menjelaskan bahwa Sunnah Tasyrik berkaitan dengan syariat yang mengikat, sementara Sunnah Gairu Tasyrik berhubungan dengan sisi kemanusiaan Rasulullah. Penjelasan ini diharapkan menjadi bekal intelektual bagi mahasiswa yang aktif dalam organisasi BEM UNISA Palu untuk menempatkan nilai agama secara tepat.

Rektor Universitas Alkhairaat, Dr. Muhammad Yasin, mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang menghadirkan narasumber berkompeten. Menurutnya, momentum Maulid harus menjadi ruang pembentukan karakter yang berintegritas di lingkungan kampus.

SMK PP Alkhairaat Ranononcu Kebut Persiapan Akreditasi, Dipantau Yayasan dan Komda

“Maulid jangan berhenti pada seremoni. Jadikan keteladanan Rasulullah sebagai karakter dalam belajar, berorganisasi dan bermasyarakat,” kata Dr. Muhammad Yasin, Rektor UNISA Palu.

Presiden Mahasiswa UNISA, Aprizal, menyatakan bahwa agenda ini merupakan bagian dari upaya pembinaan keagamaan yang berkelanjutan. Partisipasi aktif dalam kegiatan ini menunjukkan semangat BEM UNISA Palu dalam menghidupkan nilai spiritual di tengah kesibukan akademik.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya mengenal sejarah Rasulullah, tetapi menjadikan akhlak dan keteladanan beliau sebagai pedoman dalam kehidupan,” kata Aprizal, Presiden Mahasiswa UNISA Palu. Iwanlaki