BOLTARA, ALKHAIRAAT – Ketua Utama Alkhairaat, Habib Sayid Alwi bin Saggaf Aljufri bersama rombongan, mengunjungi Madrasah Diniyah Awaliyah atau MDA Alkhairaat Tote di Kecamatan Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara, pada Rabu (26/08).
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung perkembangan fasilitas pendidikan Alkhairaat yang dikelola oleh masyarakat setempat.
Rombongan Pengurus Besar (PB) Alkhairaat disambut hangat oleh jajaran guru serta para siswa saat tiba di lokasi.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan rombongan juga memberikan pembelajaran singkat kepada para santri terkait materi keagamaan yang selama ini telah diajarkan di sekolah tersebut.
“Alhamdulliah saya bersama ketua utama Alkhairaat Habib Alwi dan pengurus Komwil Alkhairaat Bolaang Mongondow Raya, melihat secara dekat MDA Alkhairaat Tote, dan Habib Alwi sangat senang melihat perkembangan yang dilakukan secara swadaya,” kata Ustadz Asgar Bashir Khan, Perwakilan PB Alkhairaat.
Habib Alwi berpesan agar eksistensi MDA Alkhairaat Tote terus dipertahankan dan dikembangkan sebagai pusat pendidikan agama. Menurutnya, lembaga ini merupakan bagian dari warisan berharga pendiri Alkhairaat, Habib Idrus bin Salim Aljufri atau yang akrab disapa Guru Tua.

Sementara itu, Perwakilan Komwil Alkhairaat Bolaang Mongondow, Ustad Abdul Haq, menyatakan bahwa madrasah ini berdiri sejak 2015 atas inisiatif dan swadaya masyarakat. Pembangunan dilakukan secara mandiri agar generasi muda di Desa Tote dapat memahami baca tulis Alquran dengan baik.
“Alhamdulliah terbangunnya MDA Alkhairaat ini ada banyak anak-anak kita generasi masa depan yang tidak terpengaruh dengan derasnya kemajuan teknologi dan pengaruh Narkotika,” kata Ustad Abdul Haq, Perwakilan Komwil Alkhairaat Bolaang Mongondow.
Pembangunan fasilitas pendidikan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara ini tidak lepas dari peran Hj. Yusrin Talibu. Pihak keluarga telah mewakafkan lahan dan membangun gedung agar anak-anak setempat memiliki landasan iman kuat serta menanamkan rasa cinta pada Guru Tua. HADY

