PALU, ALKHAIRAAT – Tim riset Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu mengawali lawatan akademik ke Universiti Malaysia Sabah (UMS) dengan sambutan hangat pada 12 Oktober. Rombongan tersebut siap melaksanakan agenda UNISA Palu pengabdian Sabah di Kampung Pituru setelah jamuan penuh keakraban di Kota Kinabalu, Malaysia.
Penyambutan tim riset UNISA Palu berlangsung di Restoran Kampoeng Nelayan, Bukit Padang. Jamuan malam yang diwarnai hidangan laut dan tarian khas Sabah itu menciptakan suasana kebersamaan yang erat. Bahkan, salah seorang anggota tim riset UNISA Palu, Rasul, turut meramaikan tarian bersama para penampil, menunjukkan semangat kolaborasi dan keakraban dalam lawatan UNISA Palu pengabdian Sabah ini.
Wakil Rektor I UMS, Prof. Datu Dr. Roshita Shapawi, dan Pengarah Pusat Pengantarabangsaan dan Penglibatan Global UMS, Prof. Wardatul Akmam Din, turut menyambut rombongan. Pertemuan informal ini menjadi fondasi penting untuk memperkuat hubungan bilateral. Tujuannya adalah membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih luas, termasuk dalam riset dan pengabdian masyarakat, sebagai bagian dari visi UNISA Palu pengabdian Sabah.
Setelah penyambutan, pada 13 Oktober, tim riset UNISA Palu dijemput mobil jabatan UMS. Perjalanan dilanjutkan menuju Kampung Pituru, lokasi utama kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Keterlibatan aktif UMS dalam memfasilitasi perjalanan ini menegaskan dukungan mereka terhadap agenda kolaborasi dan pengabdian yang dilakukan oleh UNISA Palu pengabdian Sabah.
Kegiatan di Kampung Pituru merupakan agenda krusial dalam rangkaian lawatan UNISA Palu ini. Melalui interaksi langsung, tim riset berharap dapat mengidentifikasi kebutuhan lokal dan mendorong pertukaran pengetahuan. Inisiatif ini juga diharapkan dapat memperkaya pengalaman sivitas akademika dan masyarakat setempat, mewujudkan dampak nyata dari UNISA Palu pengabdian Sabah.
Lawatan ini tidak sekadar mempererat hubungan antar lembaga pendidikan tinggi. Namun, juga membuka gerbang bagi jejaring riset dan pengabdian lintas negara yang lebih luas. Iwanlaki

