AMPANA, ALKHAIRAAT – Pengurus Besar Alkhairaat terus mendorong pengembangan ekonomi kerakyatan untuk memperkuat kemandirian pondok pesantren dan kesejahteraan pendidik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui penanaman perdana pisang cavendish di kompleks Pondok Pesantren Alkhairaat Desa Bantuga, Ampana Tete, Tojo Una-Una pada Senin (18/05).
Penanaman perdana ini dipimpin langsung oleh Ketua Utama Alkhairaat Habib Sayid Alwi bin Saggaf Aljufri bersama Ketua Umum PB Alkhairaat Habib Mohsen Alaydrus. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Sekretaris Jenderal PB Alkhairaat Jamaludin Mariajang serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
“Alhamdulillah, salah satu agenda kunjungan kerja di Ampana yakni penanaman pohon pisang cavendish di kompleks Ponpes Alkhairaat Bantuga yang dilakukan langsung oleh Ketua Utama Habib Alwi bin Saggaf Aljufri bersama Ketum Habib Mohsen Alaydrus, Bupati Touna, dan Sekjen PB Alkhairaat Jamaludin Mariajang,” kata Ustad Suhban Lasawedi, Kepala Kesekretariatan Pengurus Besar Alkhairaat.
Pengembangan pisang cavendish ini menjadi strategi untuk menggerakkan roda perekonomian di tingkat Komisariat Daerah Alkhairaat. Program pemberdayaan ini mengoptimalkan potensi sumber daya lokal yang dimiliki oleh masing-masing wilayah binaan.
Badan Usaha Milik Alkhairaat dan Koperasi Alkhairaat saat ini masif berekspansi memajukan sektor pertanian maupun perkebunan. Sebelum merambah komoditas baru ini, organisasi telah lebih dulu memproduksi beras organik secara mandiri di wilayah Kabupaten Sigi.
“Mudah-mudahan usaha pisang cavendish di Ampana ini juga bisa berkembang dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” kata Ustad Suhban Lasawedi, Kepala Kesekretariatan Pengurus Besar Alkhairaat.
Inisiatif pemberdayaan ini mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una yang menyatakan komitmennya untuk bersinergi. Ketua Komda Alkhairaat setempat bahkan telah menyiapkan lahan khusus guna memperluas area budidaya komoditas unggulan tersebut.
“Tentu kita berharap usaha ini berkembang dan dapat menggerakkan ekonomi masyarakat serta membantu pondok pesantren, madrasah, dan para tenaga pendidik yang mengabdi di Alkhairaat,” kata Ustad Suhban Lasawedi, Kepala Kesekretariatan Pengurus Besar Alkhairaat.HADY JAYA

