Foto Jamaluddin Mariadjang
Jamaluddin Mariadjang
Sekjen
Foto HS. Alwi bin Saggaf Aljufri
HS. Alwi bin Saggaf Aljufri
Ketua Utama
Foto H.S. Mohsen Alaydrus
H.S. Mohsen Alaydrus
Ketua Umum
Kabar Utama
Home » Berita » Alkhairaat Perkuat Kerjasama Pendidikan dengan Lebanon Lewat Kunjungan Ulama Beirut

Alkhairaat Perkuat Kerjasama Pendidikan dengan Lebanon Lewat Kunjungan Ulama Beirut

Alkhairaat dan Lebanon
Syekh Fadi Alamaddine El Baeruty (kiri) dan Ketua Utama Alkhairaat, HS Alwi bin Saggaf Aljufri (kanan), tengah berbincang akrab membicarakan rencana kerja sama antara Alkhairaat dan Lebanon, di kediaman Ketua Utama Alkhairaat, Senin (27/04). (FOTO: IST)

PALU, ALKHAIRAAT – Ketua Utama Alkhairaat, Habib Sayyid Alwi bin Saggaf Aljufri, menerima kunjungan silaturahmi ulama asal Beirut, Lebanon, Syekh Fadi Alamaddine El Baeruty guna membahas rencana kerjasama pendidikan pada Senin (27/04). Pertemuan ini memperkuat hubungan Alkhairaat dan Lebanon dalam pengembangan sumber daya manusia di lingkungan madrasah.

Zainuddin Tambuala selaku Ketua Majelis Hubungan Luar Negeri Pengurus Besar (PB) Alkhairaat menjelaskan bahwa pertemuan tersebut memfokuskan pada beberapa poin strategis. Salah satunya adalah rencana kolaborasi dengan sejumlah universitas di Lebanon untuk meningkatkan kualitas akademik.

“Materi pertemuan mencakup, pertama, rencana penguatan hubungan Alkhairaat dengan beberapa universitas di Lebanon,” ujar Zainuddin.

Peningkatan kapasitas tenaga pendidik juga menjadi prioritas utama dalam kesepakatan strategis tersebut. Para guru di wilayah Palu, Sigi, dan Donggala dijadwalkan mengikuti pelatihan intensif kemampuan bahasa Arab yang akan dimulai secara bertahap pada tahun 2026 mendatang.

“Jadi ada peningkatan skill Bahasa Arab bagi para guru, dimulai di Kota Palu, Donggala, dan Sigi pada tahun 2026, serta menjajaki kelanjutan bi’tsah pelajar atau mahasiswa abnaul khairaat untuk belajar ilmu agama di Lebanon,” jelasnya.

Ketua Utama Alkhairaat Adalah Amanah, Ustad Sofyan Lahilote Kenang Pesan Guru Tua

Selain aspek pendidikan, pertemuan Alkhairaat dan Lebanon ini juga membahas peluang pengiriman atau bi’tsah bagi santri yang ingin memperdalam ilmu agama di Timur Tengah. Langkah konkret ini diharapkan mampu mencetak kader ulama yang memiliki wawasan global dan jaringan internasional yang luas.

Kegiatan silaturahmi tersebut ditutup dengan pembacaan bait-bait qasidah karya pendiri Alkhairaat, Habib Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua. Sejumlah tokoh seperti Ahmad Hadi Rumi, Vikri Abdul Rahman Bajuber, dan perwakilan tokoh muda Alkhairaat turut hadir mendampingi jalannya diskusi.