HALSEL, ALKHAIRAAT – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dan Pengurus Besar (PB) Alkhairaat resmi membangun kesepahaman untuk mengintegrasikan Program Madin di Halsel ke dalam kurikulum sekolah negeri maupun swasta. Langkah ini diambil guna memperkuat pondasi karakter generasi muda melalui pendidikan agama yang terstruktur.
Kesepahaman ini ditandai dengan penandatanganan berkas oleh Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba bersama Ketua Utama Alkhairaat Habib Alwi bin Saggaf Aljufri. Prosesi ini turut disaksikan oleh jajaran pengurus pusat dan Dinas Pendidikan setempat guna memastikan implementasi kurikulum berjalan maksimal.
“Tentu ini menjadi satu hal yang sangat penting dan strategis sekali, yang kemudian saya bisa katakan sebagai bagian dari ketahanan spiritual,” kata Hasan Ali Bassam Kasuba, Bupati Halsel. Ia menekankan bahwa Program Madin di Halsel merupakan bagian penting yang harus dibangun di negeri Bumi Saruma.
Bupati menambahkan bahwa meskipun ketahanan pangan menjadi isu nasional yang krusial, aspek spiritualitas tidak boleh dikesampingkan. Membangun jiwa melalui pendidikan agama menjadi kunci utama dalam melahirkan manusia yang paripurna dan berintegritas tinggi dalam kehidupan bermasyarakat.
“Prinsip-prinsip itulah yang kemudian akan menghadirkan manusia yang paripurna, manusia yang mampu kemudian mengimplementasikan kebaikan-kebaikan dalam kehidupannya,” kata Hasan Ali Bassam Kasuba. Hal ini diharapkan menjadi benteng bagi generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan.
Penerapan nilai spiritual ini juga akan diperluas hingga ke lingkup birokrasi di Pemkab Halsel agar para pegawai memiliki prinsip keimanan yang kokoh. Dengan demikian, Program Madin di Halsel secara tidak langsung ikut berperan dalam mencegah tindakan tercela di lingkungan pemerintahan.
Perwakilan PB Alkhairaat, H. Asgar Bashir Khan, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif pemerintah daerah dalam memperkuat aspek spiritualitas di sektor pendidikan. Menurutnya, langkah ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah dan bangsa.
“Tentu ini juga dapat ditiru oleh daerah lain, sebab ketahanan spiritual sangat penting khususnya bagi generasi muda kita,” kata H. Asgar Bashir Khan. Ia optimistis kerja sama ini akan melahirkan pemimpin masa depan yang memiliki tongkat estafet kepemimpinan yang berakhlak.

