PALU, ALKHAIRAAT – Ribuan santri dari berbagai madrasah mengikuti apel peringatan Hari Santri Nasional Alkhairaat yang dipusatkan di lapangan perguruan Alkhairaat Pusat, Jalan Sis Aljufri, pada Kamis (22/10).
Rektor Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu, Dr. Muhammad Yasin, turut hadir dalam kegiatan tersebut untuk memperkuat keterkaitan antara pendidikan pesantren dan jenjang pendidikan tinggi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
“Sinergi ini menjadi penting agar nilai-nilai keislaman yang ditanamkan sejak pendidikan madrasah terus berkembang hingga jenjang perguruan tinggi,” kata Muhammad Yasin, Rektor Universitas Alkhairaat Palu.
Ketua Umum PB Alkhairaat, Dr. H.S. Mochsen Alaydrus, bertindak sebagai inspektur upacara dalam apel Hari Santri Nasional Alkhairaat ini. Penanggung jawab kegiatan dipercayakan kepada pimpinan MTs Alkhairaat Pusat, Hj. Sy. Saihun binti Abdillah Aljufri.
Kemeriahan Hari Santri Nasional Alkhairaat terlihat dari antusiasme peserta yang menyaksikan berbagai atraksi seni. Sejumlah penampilan mulai dari drum band hingga tarian Jepeng turut menyemarakkan suasana di lapangan pusat Alkhairaat.
Dalam amanatnya, Ketua Umum PB Alkhairaat menegaskan bahwa santri memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga tradisi keilmuan Islam dan memperkuat akhlak. Santri diharapkan mampu menjawab tantangan zaman melalui penguasaan teknologi pada abad kedua Alkhairaat.
“Santri Alkhairaat harus mampu menjaga warisan perjuangan Guru Tua dengan memperkuat ilmu pengetahuan, akhlak, dan pengabdian,” kata H. S. Mochsen Alaydrus, Ketua Umum PB Alkhairaat. Iwanlaki

