Foto Jamaluddin Mariadjang
Jamaluddin Mariadjang
Sekjen
Foto HS. Alwi bin Saggaf Aljufri
HS. Alwi bin Saggaf Aljufri
Ketua Utama
Foto H.S. Mohsen Alaydrus
H.S. Mohsen Alaydrus
Ketua Umum
Kabar Lain
Home » Berita » Unisa Palu Perkuat Kolaborasi Internasional, Empat Dosen Riset di Malaysia

Unisa Palu Perkuat Kolaborasi Internasional, Empat Dosen Riset di Malaysia

UNISA Palu kolaborasi internasional

PALU, ALKHAIRAAT – UNISA Palu kolaborasi internasional memperkuat mutu akademik dengan mengirimkan empat dosen untuk melaksanakan riset dan pengabdian masyarakat di Malaysia.

Lawatan balasan ke Universiti Malaysia Sabah tersebut fokus pada sektor perikanan, pertanian berkelanjutan, serta kesehatan gigi. Tim dosen bertolak dari Jakarta pada Senin (12/10) menuju Kota Kinabalu dalam rangka tindak lanjut kerjasama akademik lintas negara.

Agenda utama lawatan ini mencakup penguatan riset dan inovasi yang dapat diterapkan langsung bagi masyarakat. Selain dosen dari UNISA Palu, riset ini juga melibatkan akademisi dari Universitas Tadulako guna memperluas jangkauan keilmuan. Kunjungan ini menjadi langkah konkret UNISA Palu kolaborasi internasional dalam meningkatkan daya saing perguruan tinggi di kancah global.

“Kolaborasi lintas negara tidak boleh berhenti pada kunjungan dan penandatanganan kerja sama. Harus ada hasil nyata berupa peningkatan mutu akademik, penguatan riset, pertukaran pengetahuan, serta inovasi yang dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Dr. Muhammad Yasin, Rektor UNISA Palu.

Rektor berharap momentum ini dimanfaatkan untuk membangun jejaring keilmuan yang lebih luas dan berkelanjutan. Melalui program UNISA Palu kolaborasi internasional, para dosen mempresentasikan berbagai inovasi seperti teknologi lampu bawah air untuk nelayan dan edukasi kesehatan mulut. Dr. Ahsan Mardjudo dan tim memfokuskan pengabdian pada penerapan teknologi bagan rakit yang efektif dan ramah lingkungan.

PT Hannah Asa Indonesia Beri Edukasi Keuangan kepada Siswa MA Alkhairaat Pusat

Di sisi lain, bidang pertanian dan konservasi sumber daya akuatik juga menjadi fokus utama dalam riset bersama di Sabah. Prof. Ratnawati membawa tema pertanian berkelanjutan, sementara Rasul meneliti pengelolaan sumber daya laut. Kehadiran drg. Lutfiah dalam tim juga memberikan dimensi kesehatan masyarakat yang penting bagi pengembangan promosi kesehatan gigi secara promotif.

Tim dijadwalkan berada di Kota Kinabalu hingga 15/10 mendatang untuk menyelesaikan serangkaian agenda akademik. Harapannya, UNISA Palu kolaborasi internasional ini menghasilkan program produktif yang menjawab persoalan masyarakat di Sulawesi Tengah. Sinergi antar-institusi diharapkan terus tumbuh demi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di masa depan. Iwanlaki