Foto Jamaluddin Mariadjang
Jamaluddin Mariadjang
Sekjen
Foto HS. Alwi bin Saggaf Aljufri
HS. Alwi bin Saggaf Aljufri
Ketua Utama
Foto H.S. Mohsen Alaydrus
H.S. Mohsen Alaydrus
Ketua Umum
Kabar Lain
Home » Berita » Doa Kebangsaan MA Alkhairaat Pusat Digelar di Makam Guru Tua

Doa Kebangsaan MA Alkhairaat Pusat Digelar di Makam Guru Tua

Doa Kebangsaan MA Alkhairaat Pusat

PALU, ALKHAIRAAT – Madrasah Aliyah (MA) Alkhairaat Pusat Palu menyelenggarakan Doa Kebangsaan MA Alkhairaat Pusat di pelataran makam Habib Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua, Ahad (16/08). Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan siswa dan dewan guru dengan penuh khidmat menjelang peringatan hari kemerdekaan.

Pelaksanaan Doa Kebangsaan MA Alkhairaat Pusat ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta tanah air kepada generasi muda. Selain itu, para peserta diajak merefleksikan nilai kemerdekaan serta perjuangan para pahlawan yang telah merebut bangsa dari tangan penjajah.

“Kemerdekaan yang kita rasakan saat ini merupakan anugerah besar yang harus disyukuri dan dijaga, karena perjuangan para pahlawan kita dahulu sampai mengorbankan diri untuk merebut kemerdekaan negara yang kita cintai Indonesia,” kata Andi Bungga Singkerru, Lc, Kepala MA Alkhairaat Pusat Palu.

Andi Bungga Singkerru menjelaskan bahwa doa bersama tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas kemerdekaan bangsa Indonesia. Melalui momentum Doa Kebangsaan MA Alkhairaat Pusat ini, pihaknya memohon agar bangsa senantiasa diberikan kedamaian, persatuan, dan kemajuan khususnya dalam bidang pendidikan.

Pemilihan lokasi di makam Guru Tua juga dimaksudkan untuk mengenang jasa pendiri Alkhairaat tersebut sebagai tokoh pahlawan pendidikan. Guru Tua dikenal memiliki semangat tinggi dalam mencerdaskan anak bangsa melalui jalur pendidikan agama dan moral.

UNISA Palu Perkuat Kerja Sama Pendidikan dengan PERSAIT Narathiwat Thailand

“Guru Tua memiliki semangat yang tinggi agar generasi muda memahami pendidikan khususnya dalam bidang pendidikan agama, sebab pendidikan agama menjadikan seseorang tidak hanya memahami pendidikan dunia namun juga akhirat,” ujar Andi Bungga Singkerru.

Melalui agenda Doa Kebangsaan MA Alkhairaat Pusat, pihak madrasah berharap para murid dapat mengisi kemerdekaan dengan belajar tekun. Siswa juga diminta untuk terus menjaga persatuan, menjauhi perpecahan, dan berupaya mengukir prestasi demi kemajuan bangsa. Hady