LINDU, ALKHAIRAAT – Dosen UNISA Palu melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa sunatan massal dan edukasi nelayan di Desa Tomado, Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Sabtu (25/07). Kegiatan sosial ini diselenggarakan untuk memeriahkan ajang Festival Danau Lindu.
Salah seorang dosen pengabdi, Dr. Abd Rahman Assegaf menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sengaja dijadwalkan bersamaan dengan momentum festival. Sebagai putra daerah, ia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi bagi masyarakat Lindu.
“Kegiatan ini memang sengaja kami laksanakan bertepatan dengan jadwal Festival Danau Lindu, mengingat kegiatan ini juga merupakan rangkaian memeriahkan acara tersebut,” kata Dr. Abd Rahman Assegaf, Dosen UNISA Palu.
Pelaksanaan khitanan ini mendapat dukungan penuh dari Wanita Islam Alkhairaat (WIA) Kecamatan Lindu dan Universitas Alkhairaat. Ketua WIA Lindu, Sy Fatimah Alidrus menyebut kolaborasi ini adalah bentuk kepedulian nyata bagi anak-anak yang membutuhkan layanan kesehatan gratis.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban para orang tua yang kurang mampu serta meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya kesehatan,” kata Sy Fatimah Alidrus, Ketua WIA Kecamatan Lindu.
Camat Lindu, Sebulon Satinadja turut memberikan apresiasi kepada para akademisi tersebut. Ia menilai kehadiran perguruan tinggi tidak hanya sekadar menjalankan fungsi pendidikan, tetapi juga memberdayakan masyarakat secara langsung.
“Kami berharap, kegiatan seperti ini tetap berlanjut sehingga mampu meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat Lindu,” kata Sebulon Satinadja, Camat Lindu.
Wakil Rektor III UNISA Palu, drg. Lutfiah turut menerjunkan Tim Bantuan Medis Arteria Fakultas Kedokteran. Tim dokter ini memusatkan layanan khitan bagi puluhan anak di Madrasah Ibtidaiyah Alkhairaat Tomado.
Selain layanan kesehatan, Dosen UNISA Palu juga memberikan pelatihan peningkatan kapasitas nelayan. Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Ahsan Mardjudo memimpin langsung pengenalan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan.
“Jadi selain sunatan massal kami juga memberikan pelatihan mengenai pengenalan alat tangkap yang ramah lingkungan,” kata Dr. Ahsan Mardjudo, Wakil Rektor I UNISA Palu.
Pelatihan ini disambut antusias oleh warga dan nelayan di sekitar Danau Lindu. Turut hadir dalam acara edukasi tersebut para kepala desa se-Kecamatan Lindu beserta jajaran pemerintah setempat. (IWANLAKI)


